Kamis, 11 September 2014

Air Terjun Sri Gethuk Wonosari, Gunung Kidul, Yogyakarta

       Sekilas mendengar namanya, pasti yang terlintas dalam pikiran adalah sebuah panorama berupa air mengalir pada sebuah pegunungan. Tapi ternyata, wisata yang satu ini menampilkan pesona yang lebih, khususnya untuk  kalian - kalian yang suka bermain air.
       Air yang masih jernih, dengan dasar sungai yang berwarna ijo jernih semakin menegaskan betapa masih alaminya sungai ini. Loh kok sungai??
Iya, wisata ini memang berupa air terjun, yang langsung turun ke sungai. Para pengunjung sepertinya lebih tertarik untuk bermain air (a.k.a berenang) di sungai daripada bermain di bawah air terjun.
Terletak di desa Bleberan, Wonosari letaknya cukup mudah dijangkau dari kota Wonosari. Dari Lampu Merah Prambanan belok ke arah Wonosari. Lurus terus sampai persimpangan Gading, sekitar 30 KM ambil belokkan ke arah Playen. Di sepanjang jalan ini terdapat banyak penunjuk jalan yang mengarahkan kita pada lokasi wisata air terjun.
       Tiket masuk cukup murah, hanya sekitar Rp7.000 per orang (belum termasuk parkir). Selain wisata air terjun, juga terdapat wisata Goa. Akan tetapi wisata Goa kurang menarik dan agak sepi pengunjungnya. Untuk sampai di lokasi air terjun kita akan diantar dengan perahu apung (diesel) dengan tarif Rp10.000 per orang untuk PP. Tidak sampai 2 menit, (hanya sekitar 500 m) kita sudah sampai di lokasi air terjun.














Rabu, 18 Juni 2014

Embung (Danau) Nglangeran Gunung Kidul, Yogyakarta



Berasa dimana gitu kan? hehe...
Embung Nglangeran namanya. Secara geografis sih masuk wilayah Gunung Kidul, Yogyakarta. Tapi kalo dari Yogya, Solo, atau Klaten letaknya lumayan dekat dari Candi Prambanan. Kurang lebih 10-15 km ke arah selatan.

Danau buatan yang baru diresmikan pada tahun 2013 ini sebenarnya merupakan kawasan ekowisata taman buah. Tapi entah kenapa kok masih belum ada tuh buah-buahan Belum tumbuh kali ya (positif thinking). Daya tarik dari wisata ini yang pasti ialah letaknya yang benar-benar di atas bukit (puncaknya). Sehingga dari atas sini bisa melihat hamparan pemandangan perbukitan Gunung Kidul yang masih menghijau.
   










Disini ini tempatnya yang cocok buat yang ingin sekedar melepas lelah, menghirup udara segar khas pegunungan sambil menatap indah hamparan danau buatan. Namanya danau buatan, jadi ya harus terus dialiri air supaya tidak kering airnya. Apalagi posisinya yang tepat di atas puncak gunung purbakala Gunung Kidul.
























Airnya ijo, keliatan seger seseger pemandangan sekitarnya. Dan yang bikin lebih betah lagi tuh angingnya yang sepoi-sepoi, khas angin pegunungan. Fasilitas tambahan kayak toilet, musola, parkir sudah cukup memadai. Tapi yang menurut saya masih kurang adalah wisatanya. Mestinya ditambah wahana/hiburan lain yang menarik. Sehingga pengunjung nggak cuma nonton dan poto-poto di danau doang. Kayak ini nih...

 

 

 
Selain ini, masih banyak destinasi wisata menarik lainnya dari daerah wisata Gunung Kidul, Yogyakarta. Semoga masih diberi kesempatan untuk bisa berkunjung di lain hari. Amin ya Allah :D

Senin, 06 Januari 2014

Gumuk Parangkusumo, Padang pasir tanah Jogja

Satu lagi destinasi wisata yang belum banyak terekspose tapi punya daya tarik luar biasa. Orang biasa menyebutnya Gumuk Parangkusumo (Gumuk : tumpukan, kumpulan, Parangkusumo : nama daerah di sekita situ). Letaknya tidak jauh dari Pantai Parangtritis, Jogjakarta. Tepatnya, setelah gerbang pintu masuk Parangtritis (kurang lebih 300 meter-an) belok kanan, sampai nanti di kanan kiri jalan tersebut terlihat "gurun". Sampai sekarang lokasi wisata ini tidak (masih belum) dikomersilkan. Sehingga pengunjung tinggal menitipkan motor di parkiran sekitar lokasi, kemudian bebas melihat-lihat sepuasnya.