Kamis, 07 November 2013

"Bulan"

Mendung mulai tak bersahabat
Rajanya hari juga sudah tak terlihat
Berganti malam, indahnya memikat
Dan jarum waktu makin melambat

Udara malam trasa menusuk
Kala kupandang langit gelap di ufuk
Sembari mata terkantuk-kantuk
Tapi kau tak pernah tak sibuk
Kau habiskan waktumu untuk semua makhluk

Hey kau dinda
Tetaplah jauh di sana
Agar ada alasan untukku slalu terjaga
Tiap malam memandang ke atas sana....

Rabu, 02 Oktober 2013

Dia atau dia ---(1)----

Part 1

Dia atau dia ---(2)----


***

tapi sayang, semua tak berlangsung lama
saat kelas kita sudah berbeda,
dia sudah ada yang punya
(tiba-tiba)
kenyataan yang sungguh sungguh tidak bisa diterima

bisa-bisanya
tak terpikir sebelumnya
akan seprti ini akhirnya
Dia bahagia
sedang aku
?
(tanda tanya)

sebelumnya,
selama kita bersama
tak pernah kita bicara tentang cinta
tak pernah kita punya dambaan jiwa
tak pernah kita menyebut orang ketiga
tapi ternyata,
rela tak rela
harus ku biarkan Dia
dengan yang disebutnya dambaan jiwa


Saat itu,
inginku salahkan langit biru
yang terlalu cepat berlalu
Hingga hatiku harus hancur bagai butiran debu

kuakui,
salahku sendiri
terlalu banyak basa-basi
tanpa pernah coba menyatakan isi hati
hanya mentok jadi tulisan basi
sampai akhirnya Dia harus pergi
tanpa pernah tahu akhir rasa ini

dan bisa dipastikan
rasa ini akan terus terpendam
sampai saatnya nanti bisa kurelakan

Di sisi lain
kau masih berkicau seperti mengajak bermain
tak peduli dinginnya terpaan angin

Sungguh,
inginku menegurmu yang kelihatan 'angkuh'
yang seolah punya semua yang orang butuh
dan tak jelas kemana akan berlabuh

*** continued...

Kamis, 26 September 2013

Tapi

Aku takut
Kedekatan ini makin akut
Hingga luasnya bentangan laut
Tak buat nyaliku menciut

Tuk sekedar menyapamu,

Aku takut
Tutur bahasamu yang makin lembut
Malah luluhkan hatiku yang ciut
Hingga luasnya hamparan padang rumput
Tak sedikitpun buat ku luput


Tuk selalu mengingatmu


TAPI,
Apa aku cukup berani?
Begitu saja beranjak dari masa kini
Masa-masa yang sangat berarti

Susah, senang, suka, duka 
selalu ada kita

tapi.....
akan lebih banyak tapi jika berspekulasi


Senin, 16 September 2013

Apa itu Sensus BMN?

Jika ditanya apa itu sensus, pasti hal pertama yang akan terpikir adalah Sensus Penduduk atau Sensus Pajak. Tapi taukah anda apa itu sensus??

Secara bahasa (harfiah) Sensus artinya cacah. Tapi jika dicari dalam KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia), Sensus akan diidentikkan dengan 'Sensus Penduduk'. Nih linknya kalo ngg percaya http://kbbi.web.id/  (search aja 'sensus')

Sensus (KBBI) : Penghitungan jumlah penduduk, ekonomi, dsb yg dilakukan oleh pemerintah dl jangka waktu tertentu, msl waktu sepuluh tahun, dilakukan secara serentak dan bersifat menyeluruh dl batas wilayah suatu negara untuk kepentingan demografi negara yg bersangkutan; cacah jiwa;


Sejalan dengan waktu, istilah sensus mulai populer dan lebih luas lagi penggunaannya bukan sekedar menjurus pada sensus penduduk. Sebut saja Direktorat Jenderal Pajak yang lebih dahulu populer dengan Sensus Pajak-nya. Kemudian istilah Sensus Pertanian juga milik BPS (Badan Pusat Statistik) seperti halnya Sensus Penduduk. Dan tentu saja yang paling teranyar adalah dari Kementerian Keuangan yang mencanangkan Sensus BMN (Barang Milik Negara).

Wah, jika dilihat dari historinya istilah sensus lebih familiar menjadi milik BPS. Tapi Kementerian Keuangan mencoba memakai istilah yang sudah populer tersebut untuk mencanangkan program-programnya. Sebut saja Sensus Pajak yang sukses mendorok masyarakat Indonesia untuk sadar dan peduli dengan pajak. Kemudian juga Sensus BMN yang mendorong para pegawai Kemenkeu untuk sadar dengan BMN sekelilingnya. Sehingga tercipta tertib administrasi untuk membantu para pemangku kepentingan dalam mengambil keputusan terkait BMN.

Preview:
Sensus Penduduk 2010 (BPS)

 Sensus Pajak 2010 (Kemenkeu)















 
Sensus Pertanian 2013 (BPS)
 



Sensus BMN 2013 (Kemenkeu)

















Pentingkah Sensus BMN itu?
Pasal 16 PMK 120/PMK.06/2007 tentang Penatausahaan BMN

Ø Pengguna Barang melakukan inventarisasi Barang Milik Negara/Daerah sekurang-kurangnya sekali dalam lima tahun, dikecualikan BMN berupa persediaan dan konstruksi dalam pengerjaan. 
Istilah Sensus BMN sendiri merupakan Istilah baru yang sengaja dimunculkan untuk 'mempercantik' dan menarik minat dari para pegawai Kemenkeu. Induk dari istilah ini sendiri adalah Inventarisasi BMN/BMD. Perlu diketahui bahwa Inventarisasi atas BMN/BMD ada dua macam, yaitu opname fisik dan Inventarisasi BMN/BMD. Opname fisik dilakukan terhadap BMN berupa KDP (Konstruksi Dalam Pengerjaan) dan Persediaan. Pelaksanaannya adalah Semesteran dan Tahunan sebagaimana periode pelaporan BMN. Sedangkan inventarisasi BMN/BMD dilakukan terhadap seluruh BMN/BMD kecuali Persediaan dan KDP. Pelaksanaannya adalah minimal sekali dalam 5 tahun.

Tahun 2013 merupakan batas terakhir pelaksanaan sensus BMN di Lingkungan Kemenkeu karena perlu diketahui bahwa terakhir kali BMN Kemenkeu disensus adalah pada tahun 2007-2008 yang saat itu pelaksanaannya melalui kegiatan IP (Inventarisasi dan Penilaian) oleh DJKN (Kemenkeu). Dan tahun ini adalah untuk pertama kalinya kegiatan Inventarisasi ini dilakukan secara mandiri oleh Kemenkeu melalui Sensus BMN 2013. #Salut Kemenkeu


Senin, 12 Agustus 2013

Lebaran 2013 = Mudik 2013

Tak terasa,
Ramadhan berlalu, lebaran datang (Idul Fitri 1434 H/2013).......
dan......., saatnya mudik kawan...............
satu budaya yang begitu luar biasa dinanti oleh warga ibukota
berbondong-bondong, gelombang manusia berpindah dari Jakarta pulang ke kampung halamannya. Termasuk juga saya hihihi




Ada moment yang cukup wah untuk mudik lebaran tahun ini (2013).  Kebetulan saat itu saya mudik hari Jumat tanggal 2 Agustus 2013 (Bolos kerja satu hari #tapi ijin kok). Dan yg bikin berkesan, itu tanggal pas saya ulang tahun 02-08-91 (Horeeee). Saking berkesannya mau saya simpen tiketnya ntar hwahaha....

2 Agustus 2013
Perjalanan mudik pun dimulai. Pagi-pagi selesai sahur, subuh langsung cabut ke stasiun #mending dateng kecepetan daripada telat#. Di stasiun Ps Senen (Jkt) udah rame aja jam segitu. Langsung aja ane masuk ke kereta. Waktu itu naek kereta Fajar Yogya (padahal ane turunnya Solo).



Lumayan on time sih kretanya, paling agak molor 5-10 menitan, biasalah nunggu nutup palang kreta kali.  Neh, yang paling gw suka kalo naek kereta siang hari. Bisa dapet gambar2 kerennn....
kalo nggak salah sih ini pas masih di sekitar Indramayu, Jawa Barat.


























Kereta gw sampe Jogja sekitar jam 16.10 WIB molor sejam lebih dari yang tertera di tiket. Rencananya sih mau nyambung ke Solo naek kereta lokal (read: Prameks atau Sriwedari), tapi ternyata jam keberangkatannya bener-bener gak bersahabat. Jam 17.45 untuk Sriwedari, jam 20.10 untuk Prameks. Bisa mati gaya kalo gw mesti nunggu tuh kereta. Akhirnya terpaksa dengan berat hati gw naik Kereta Sancaka (Yogya-Surabaya) dengan harga yang hampir separo tiket Jakarta-Yogya, wew....


Tapi, tak apalah, demi lebaran, demi mudik, demi 2 Agustus hahaha......

____HOME SWEET HOME____


Salah satu momen yang ditunggu menjelang lebaran adalah momen Buber dengan teman-teman alumni SMP N 1 Tanon 2005. Walaupun tahun ini (read:2013) untuk alumni kelas 3C yang dateng tak sebanyak tahun2 sebelumnya, tapi acara tetap rame.












Dan momen yang ditunggu pun datang. Hari Raya Idul Fitri 1434 H yang jatuh pada hari Kamis, 8 Agustus 2013. Serangkaian acara pun menanti, mulai dari hari H pelaksanaan Sholat Idul Fitri, kemudian 'sungkeman' ke tempat simbah, acara pertemuan keluarga besar, sampai dengan acara halal bi halal keluarga besar.













11 Agustus 2013
Rangkaian acara mudik pun harus berakhir karena sya harus kembali ke Jakarta. Kembali kerja, kembali hidup mandiri, sederhana, tapi tak sejahtera argggggg......
Tapi tak apalah semua akan indah pada waktunya....


 





Derap langkah tak terarah
Entahlah,
Cara berpikirku juga sudah tak lumrah
mudah menyerah,
ah, lemah.

Sedang anganku terus berkecambah
tak kenal lelah
Ingankan hal-hal yang tak mudah
Susah

Lalu,
apa aku harus mengalah?
pada keadaan,
pada kenyataan,
yang senyatanya adalah...
Rencana Tuhan yang Maha Pemurah...


Jumat, 21 Juni 2013

Penyusutan Aset Pemerintah 2013, hah?

(Tulisan pertama yang isinya bener, hehehe)

Untuk: a. Menyajikan nilai BMN yang wajar di neraca
            b. Mengetahui potensi BMN
            c. Melakukan perencanaan kebutuhan BMN,
maka perlu dilakukan penyusutan atas Aset Entitas Pemerintah.
Pada tahun ini (semester I 2013) penyusutan resmi diterapkan untuk seluruh entitas Pemerintah. Hal ini berdasarkan amanat dari paket peraturan terkait Penyusutan sbb:
  1. KMK Nomor 53/KMK.06/2012 tanggal 24 Februari 2012, tentang Penerapan Penyusutan Barang Milik Negara Berupa Aset Tetap Pada Entitas Pemerintah Pusat.
  2. PMK Nomor 1/PMK.06/2013 tanggal 2  Januari 2013, tentang Penyusutan Barang Milik Negara Berupa Aset Tetap Pada Entitas Pemerintah Pusat.
  3. KMK Nomor 4/KMK.06/2013 tanggal 2 Januari 2013, tentang Perubahan Atas Keputusan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor 53/KMK.06/2012 tanggal 24 Pebruari 2012, tentang Penerapan Penyusutan Barang Milik Negara Berupa Aset Tetap Pada Entitas Pemerintah Pusat.
  4. KMK Nomor 59/KMK.6/2013 tanggal 13 Maret 2013, tentang Tabel Masa Manfaat Dalam Rangka Penyusutan Barang Milik Negara Berupa Aset Tetap Pada Entitas Pemerintah Pusat.
  5. KMK Nomor 94/KMK.6/2013 tanggal 12 April 2013, tentang Modul Penyusutan Barang Milik Negara Berupa Aset Tetap Pada Entitas Pemerintah Pusat. 
dan ternyata, di Kementerian Saya setelah "dicoba" penyusutan, nilai penyusutannya kurang lebih sampai dengan 10% dari total  nilai Aset-nya (termasuk tanah yang nilainya tidak disusutkan). Bisa dibayangkan pada LKPP (Laporan Keuangan Pemerintah Pusat) Tahun 2013 nanti. Pasti akan akan terjadi penurunan angka neraca yang cukup signifikan.

Adapun penerapan penyusutan ini dilakukan secara otomatis (by aplikasi), jadi akan lebih mudah prakteknya. Bayangkan saja kalo harus ngitung Penyusutan secara manual kaya jaman kuliah, bisa gila itu operator BMN-nya. Proses Penyusutan difasilitasi dengan aplikasi Migrasi Penyusutan. Adapun proses Migrasi ini juga sekaligus memindahkan data SIMAK-BMN10 ke SIMAK-BMN13. Jadi ya, gampang-gampang aja prosesnya.



Jika dibaca dengan seksama (ceile, kaya doyan baca aja gw) PMK No.1/PMK.06/2013 ini banyak celahnya. Banyak pasal-pasal yang rancu, ngg conect. Misalnya, disebutkan bahwa "aset yang sudah habis disusutkan nilainya tidak boleh serta-merta dihapus, tetap ditampilkan di neraca". Trus? Masa dibiyarin gitu aja? gak dinilai ulang ato apa gitu.
Tapi, apapun itu Penyusutan Aset Pemerintah harus tetap jalan demi terciptanya Laporan BMN yang handal dan akuntabel. Meskipun dengan berbagai catatan untuk dilakukan perbaikan ke depannya.
Sukses Penyusutan 2013......!

Rabu, 19 Juni 2013

Prajab..

Diklat Prajabatan Golongan II Periode V Kemeterian Keuangan
Wisma Duta Wiyata, Lebak Bulus
27 Mei - 14 Juni 2013
Kelas B



Hemm,
Sedari awal ikut prajab niatnya buat rekreasi, refresing dan menghindar dari kerjaan kantor yang mulai bosenin. Dan ternyata benar, kalo niatnya bener pasti kesampean (hehe..).
Kata orang prajab tu berat. Awalnya sih percaya, sedikit ada takut. Tapi setelah diniatkan dan dijalankan, Prajab bener-bener menghibur. Cuma satu yang berat bagi saya ikut diklat Prajab ini, "HARUS merelakan dipotong plontos" :( sedih2
Tapi gak apa, pengorbanan saya sebanding dengan apa yang saya dapat di diklat ini, hehe..





Oke, selanjutnya bagian yang nggak enak. Meskipun keliatannya nggak enak, dengan niat yang baek jadi enak lho (ciyus).
"bangun pagi-pagi menuju ke lapangan
untuk mengikuti kegiatan senam pagi"
"mau makan jalan jongkok
abis makan loncat kodok"


(ibaratnya sih gitu, tapi terlalu lebay kok tu lagu wkwkw)















































Ya, gitulah pokoknya prajab. Tujuh belas (17) hari pendidikan, 2 hari ujian, eee ngerjain ujian 30 menit kelar wkwk. Semoga hasilnya sesuai dengan yang diharapkan, Aminnn. Bisa ngilangin title C pada kata CPNS (haha). Minimal keluar SK Oktober 2013, Aminnn

Senin, 01 April 2013

Pantai Klayar, Eksotika Pojok Pacitan....

Hemm, lets start from this:


Biasa aja deh, belum keliatan.
Ini neh kalo di close-up.... (cakep dah)









PANTAI KLAYAR, PACITAN, JAWA TIMUR

























Tempatnya masih sepi, belum banyak terespos. Tapi penampakannya jempolan coy, 11-12 sama hawaii yang belum pernah ane datengin (hihi). Beberapa momen yang sempet kena jepret:

Ombaknya parah, tapi tetep bisa dinikmati. Sama penjaga pantainya pengunjung nggak dibolehin maen di area yang ombaknya gede

































 Pasirnya bener-bener bersih, putih, dengan deraian ombak. Brrrrrrr, pengen nyebur aja.....

Di belakang ada batuan yang disebut2 SPINX-nya orang sini. Batu besar yang tahan digencar ombak. Ombaknya gede banget sampai airnya naik ke batuan karang.













Nggak akan nyesel lah maen kesana. Meskipun letaknya cukup sulit dijangkau tapi sebanding lah dengan apa yang akan didapatkan.
Terletak di Desa Sedang, Kalak, Donorejo, Pacitan
dengan jarak tempuh sekitar 3 Jam dari Surakarta dengan melewati Sukoharjo, Wonogiri, kemudian Masuk ke Pacitan.