Senin, 25 Juni 2012

"13"


bermodal usaha dan doa
kami ikhlas bekerja
dengan "upah" seadanya
hanya cukup untuk sekedar "hidup" saja


dan sayangnya,
kami tak pernah tahu kapan akhirnya

tiga belas (13)

kata orang itu angka sial

atau kami saja yang sedang sial?







jika bertanya 13 yang mana?
harusnya anda tahu jawabnya


13 yang banyak ditunggu "pengabdi negeri"
13 yang banyak mengisi 'pundi2'
13 yang ikut memperbaiki ekonomi
13 yang belum jadi hak kami




ah, bodoh jika terlalu berpikir masalah ini
yang terpenting sekarang adalah masa depan negeri
tapi pak, kalo boleh ber'intrupsi'
pikirkan juga masa depan kami!

Tidak ada komentar: