Pembelajaran kooperatif merupakan salah satu
model pembelajaran inovatif yang cukup digemari oleh para guru untuk
menyampaikan materi ajar. Diskusi kelompok misalnya. Model pembelajaran
kooperatif bukanlah hal yang baru di dunia pendidikan. Apa sih sebenarnya
pengertiannya??, pada prinsipnya pembelajaran kooperatif merupakan model
pembelajaran berbasis sosial yang mengutamakan kerjasama diantara para siswa
untuk mencapai tujuan pembelajaran secara bersama-sama. Dimana dalam model
pembelajaran ini subjek utamanya adalah siswa, guru hanya bertindak sebagai fasilitator.
Sedangkan tujuan utama dari model pembelajaran ini pada
dasarnya sama dengan model-model pembelajaran lainnya yaitu untuk mencapai
tujuan pembelajaran yang diharapkan oleh guru. Dimana materi yang ia sampaikan
dapat 100% diterima dan dimengerti oleh siswa. Namun, disamping tujuan secara
akademik tersebut pembelajaran kooperatif juga mempunyai tujuan lain sesuai
dengan basisnya yaitu “sosial”. Mulyasa (2004) mengemukakan setidaknya 3 tujuan
pokok dari pembelajaran kooperatif yaitu: hasil akademik, penerimaan terhadap
perbedaan individu dalam kelompok, dan pengembangan keterampilan sosial.
Pendapat lain dikemukakan oleh Ibrahim, dkk (2000:7-8) yang mengemukakan bahwa model pembelajaran kooperatif dikembangkan
untuk mencapai setidak-tidaknya tiga tujuan pembelajaran yang diuraikan sebagai
berikut:
1)
Meningkatkan
kinerja siswa dalam tugas-tugas akademik. Beberapa ahli berpendapat bahwa model
ini unggul dalam membantu siswa memahami konsep-konsep yang sulit.
2)
Penerimaan
yang luas terhadap orang yang berbeda menurut ras, budaya, kelas sosial,
kemampuan, maupun ketidakmampuan. Mengajarkan untuk saling
menghargai satu sama lain.
3)
Mengajarkan
kepada siswa keterampilan kerjasama dan kolaborasi. Keterampilan ini penting
karena banyak anak muda dan orang dewasa masih kurang dalam keterampilan
sosial.
"time is running out, don't waste your time"
Tidak ada komentar:
Posting Komentar