Kenapa matematika itu penting??,, coba saja kita perhatikan sekitar kita!!. Ketika kita melangkah keluar rumah untuk maen, jalan, hang out dan sebagainya..Hanya sekedar untuk jalan misalnya, berapa langkah kita dari rumah sampai warung dekat rumah kita untuk beli sarapan misalnya..sudah berapa orang yang kita jumpai?, atau berapa rumah yang kita lewati?, berapa banyak uang yang kita habiskan??, untuk mengetahui jawaban dari pertanyaan-pertanyaan itu kita sudah masuk dalam slah satu kajian ilmu matematika. Jackson (1992:756) mengemukakan pentingnya matematika bagi kehidupan manusia di masyarakat. Ia menyatakan bahwa ““matematika adalah penting bagi kehidupan masyarakat”. Itulah alasan mengapa matematika selalu dipelajari di berbagai jenjang pendidikan. Bahkan pada pendidikan usia dini (PAUD) matematika juga sudah dikenalkan pada anak-anak. Begitu pula di tingkat pendidikan tinggi, di perguruan tinggi pun matematika juga masih tetap dipelajari. Hanya bedanya materinya disesuaikan dengan tingkat perkembangan dan kematangan siswa (yang mempelajarinya).
Apa sih sebenarnya matematika itu???,
menurut kamus wikipedia.com “Matematika (dari bahasa
Yunani: μαθηματικά - mathēmatiká) adalah studi besaran, struktur, ruang, relasi, perubahan,
dan beraneka topik pola,
bentuk, dan entitas”.
Sedangkan Jackson (1992:750) mengemukakan bahwa “Matematika juga dipandang
sebagai suatu bahasa, struktur logika, batang tubuh dari bilangan dan ruang,
rangkaian metode untuk menarik kesimpulan, esensi ilmu terhadap dunia fisik,
dan sebagai aktivitas intelektual. Pelajaran matematika sudah mengalami
regenerasi, bukan pada kemasan materi yang dipelajari tapi dari segi penamaan.
Dulu kita pernah mendengar mata pelajaran berhitung kan??, itu merupakan nama
lain dari mata pelajaran matematika. Hanya saja mata pelajaran berhitung lebih
spesifik, tidak seperti mata pelajaran matematika yang kita kenal sekarang
dimana materinya sangat luas dan beragam.
Di Amerika mata pelajaran
ini juga mengalami pembaharuan lho...Lerner (1998:435) mengemukakan bahwa:
“di Amerika Serikat sendiri telah muncul
gerakan ketrampilan dasar (basic skills
movement) yang mencerminkan kekecewaan terhadap matematika modern dan
mengusulkan agar lebih menekankan pada keterampilan menghitung. Gerakan back to basics mengusulkan agar kembali
menekankan pada pengajaran komputasi matematika”. Lebih lanjut ia juga
mengemukakan bahwa Dewan nasional untuk pengajaran matematika di Amerika
Serikat mengusulkan agar kurikulum matematika mencakup 10 keterampilan dasar
sebagai berikut :
1)
Pemecahan masalah
2) Penerapan matematika dalam situasi
kehidupan sehari-hari
3)
Ketajaman perhatian terhadap
kelayakan hasil
4)
Perkiraan
5)
Keterampilan perhitungan yang
sesuai
6)
Geometri
7)
Pengukuran
8)
Membaca, menginterpretasikan,
membuat tabel, cart dan grafik
9)
Menggunakan matematika untuk
meramalkan dan
10)
Melek komputer (Computer literacy)
Menurut Lerner (1998:447) ada empat pendekatan
yang paling berpengaruh dalam pengajaran matematika yaitu :
1)
Urutan belajar yang bersifat
perkembangan (development learning
sequences),
2)
Belajar tuntas (mastery learning),
3)
Strategi belajar (learning strategyes),
4)
Pemecahan masalah (problem solving).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar